Image by StockSnap from Pixabay 

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan nilai Ujian Nasional yang baik. Salah satu caranya adalah dengan mengerjakan soal ujian dengan sebaik-baiknya. Dengan mengerjakannya dengan baik maka kamu juga akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Jadi, kali ini penulis ingin membagikan beberapa tips mengerjakan soal Ujian Nasional yang bisa kamu jadikan salah satu referensimu. Berikut tipsnya :

Kerjakan Soal yang Paling Mudah terlebih Dahulu

Tips yang pertama adalah dengan mengerjakan soal yang paling mudah terlebih dahulu. Setiap soal Ujian Nasional memiliki bobot nilai yang sama bahkan antara soal yang termudah dan tersulit sekalipun. Jadi, ada baiknya kamu mengerjakan soal yang menurutmu paling mudah terlebih dahulu.

Mengerjakan soal yang sulit justru akan membuang banyak waktumu sehingga kamu bisa saja kehabisan waktu dan tak sempat menyelesaikan soal lainnya. Selain itu, soal dengan tingkat kesulitan mudah memiliki porsi yang lebih banyak dibandingkan soal dengan tingkat kesulitan tinggi.

Teliti dan Fokus

Saat mengerjakan soal Ujian Nasional kamu dituntut harus teliti dan fokus. Jangan sampai kamu salah melingkari soal atau salah klik (jika Ujian Nasional berbasis UNBK) jawaban. Salah klik jawaban tersebut tentunya akan sangat merugikanmu karena kamu akan kehilangan poin nilai.

Ketelitian juga sangat diperlukan, apalagi untuk mata pelajaran Matematika di mana kamu dituntut untuk lebih teliti. Bacalah soal dengan saksama dan pahami maksudnya dengan baik karena biasanya ada pertanyaan jebakan yang akan membuatmu bingung padahal penyelesaiannya sangat sederhana. Dalam hal ini kamu memerlukan kemampuan untuk menafsirkan soal dengan baik. Tanpa kemampuan tersebut, kamu akan mengalami kesulitan saat menyelesaikan soal dan menemukan jawaban yang paling tepat.

Baca Pertanyaan Terlebih Dahulu (Terutama Soal Uraian)

Di dalam mata pelajaran terutama Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kamu akan menemui soal berupa uraian panjang. Tips mengerjakan soal Ujian Nasional yang memiliki tipe seperti ini adalah dengan membaca pertanyaannya terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk lebih menghemat waktu.

Membaca pertanyaannya terlebih dahulu akan mengarahkan fokusmu pada bagian uraian yang mengandung jawaban dari pertanyaan tersebut. Jika kamu membaca uraian tersebut terlebih dahulu baru membaca pertanyaannya maka kamu harus mengulangi membaca uraian tersebut lagi dari awal untuk menemukan jawaban yang sebenarnya sudah kamu baca sebelumnya.

Jangan Bertanya pada Teman

Tips mengerjakan Ujian Nasional yang selanjutnya adalah kerjakan sendiri jangan bertanya pada teman. hal tersebut merupakan salah satu bentuk kecurangan dalam mengerjakan Ujian Nasional. Kamu harus mengerjakan soal ujianmu sendiri tanpa bantuan orang lain agar mendapatkan nilai yang murni.

Bertanya pada teman tak akan memberikan jaminan kamu akan mendapatkan jawaban yang benar. Bahkan terkadang jawaban milikmu sendirilah yang benar. Bertanya hanya akan membuatmu ragu dengan jawaban milikmu sendiri.

Kesimpulan

Itulah beberapa tips mengerjakan soal Ujian Nasional yang bisa Penulis bagikan. Selain memerhatikan hal di atas ada baiknya kamu jua berdoa, meminta restu orang tua sebelum berangkat serta mempersiapkan Ujian Nasional dengan baik melalui kegiatan belajar.

Kamu juga perlu menjaga kesehatan badan dan ketenangan pikiran (jangan gugup atau gelisah) saat sedang menempuh Ujian Nasional. Jika, hal tersebut sudah kamu lakukan dengan baik maka kamu juga bisa mendapatkan hasil yang maksimal yang mana hal tersebut sangat berguna untukmu ke depannya. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

Efektifkah Hasil Ujian Nasional Dalam Menentukan Prestasi Siswa - InfoSNMPTN.Com
Image by Karolina Grabowska from Pixabay 

Ada banyak cara untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam menempuh setiap mata pelajarannya. Salah satu cara yang paling sering digunakan untuk mengetes prestasi akademik siswa adalah dengan nilai ujian.

Nilai tersebut bisa didapatkan melalui nilai ulangan harian, nilai pekerjaan rumah (PR), nilai ujian tengah semester, sampai nilai ujian semester. Nilai tersebut akan diolah dan digabungkan menjadi satu dan selanjutnya disebut sebagai nilai raport. Selain nilai raport ada juga nilai Ujian Nasional yang biasanya akan tertulis di Ijazah. Berbeda dengan nilai raport yang diukur per semester. Nilai ijazah hasil Ujian Nasional ini hanya ada 1 dan hanya dilakukan melalui sekali pengujian.

Lalu, bagaimana keefektifan Ujian Nasional dalam menentukan prestasi?

Sisi Baik Menjadikan Ujian Nasional Sebagai Penentu Prestasi Belajar

Sebagai Salah Satu Faktor Penerimaan Peserta Didik Baru

Nilai yang di dapat dari Ujian Nasional ini bisa dibilang sangat berguna terutama ketika ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Banyak sekolah di Indonesia yang mendasarkan penerimaan murid baru (PPDB) berdasarkan NIM atau nilai ijazahnya. Namun, ada pula sekolah yang mendasarkan penerimaan peserta didik baru melalui tes.

Meskipun begitu, nilai Ujian Nasional merupakan nilai yang sangat berpengaruh dalam menyaring siswa baru. Jika kamu mendapatkan nilai yang tinggi, maka kesempatanmu untuk diterima di sekolah favorit juga akan semakin tinggi.

Nilai Ujian Nasional itu Murni

Alasan kedua yang menjadikan Ujian Nasional adalah salah satu cara yang efektif dalam menentukan prestasi belajar adalah kemurnian nilainya. Nilai yang di dapat dari Ujian Nasional adalah nilai murni yang diperoleh siswa ketika mengerjakan soal. Tidak akan ada remidi dalam Ujian Nasional, selain itu hasil pencocokan nilai Ujian Nasional juga sangat valid mengingat nilainya dikoreksi menggunakan komputer dan dilakukan oleh pusat.

Kemurnian nilai tersebut sangat memungkinkan bagi siswa maupun sekolah untuk melihat nilai real atau nilai asli (murni) setiap siswa.

Soalnya dibuat Khusus oleh Para Profesional dan Disesuaikan

Soal Ujian Nasional itu dibuat oleh para ahli dalam bidang pendidikan. Selain itu, soal tersebut adalah soal yang sangat sesuai untuk setiap tingkatan siswa. Tim penyusun soal Ujian Nasional juga merupakan tim yang berpengalaman.

Setiap soal Ujian Nasional juga memiliki porsi tersendiri, seperti porsi (dalam persen) soal yang memiliki tingkat mudah, sedang hingga sulit. Soal tersebut tentunya juga sangat sesuai dengan apa yang telah dipelajari siswa.

Soalnya Tersedia Dalam Berbagai Paket

Salah satu alasan mengapa keefektifan Ujian Nasional dalam menentukan prestasi adalah hal baik, karena soal Ujian Nasional terdiri dari beberapa paket soal yang meminimalisir adanya tindak kecurangan yang akan dilakukan antar siswa.

Bukan hanya urutan soalnya yang diacak namun juga urutan pilihannya yang diacak. Selain itu, biasanya antar paket satu dengan yang lainnya akan ada beberapa soal yang berbeda.

Sisi Negatif Menjadikan Ujian Nasional Sebagai Penentu Prestasi

Ujian Nasional memanglah salah satu cara menentukan prestasi siswa yang cepat dan teruji. Namun, prestasi siswa baiknya tak hanya ditilik dari segi akademiknya saja. Ada berbagai hal yang sebaiknya juga diperhatikan semisal aspek sosial atau bakat dalam bidang seni maupun olahraga yang mana kedua hal tersebut tak bisa diukur secara langsung melalui Ujian Nasional.

Kesimpulan

Itulah beberapa sisi positif dan negatif menjadikan Ujian Nasional sebagai salah satu cara mengukur prestasi siswa. Semoga bermanfaat...


Inovasi Ujian Nasional Berbasis Online - InfoSNMPTN.Com
Image by Pexels from Pixabay 

Jika dulu Ujian Nasional dilaksanakan menggunakan LJK (Lembar Jawab Komputer) alias secara  tertulis maka sekarang Ujian Nasional telah berinovasi ke ranah Online alias Ujian Nasional Berbasis Komputer. Hal tersebut tak luput dari pengaruh perkembangan dunia teknologi yang semakin canggih.

Dengan adanya Ujian Nasional Berbasis Online melalui Komputer ini secara tak langsung pemerintah juga telah menghemat penggunaan kertas apalagi kertas Ujian Nasional adalah salah satu dokumen negara yang dirahasiakan sehingga hanya bisa digunakan sekali saja.

Bayangkan saja, apabila ada 100.000 murid dalam satu kecamatan yang akan menempuh Ujian Nasional. Tentunya, ada ratusan ribu kertas Ujian Nasional yang harus di edarkan. Apalagi Ujian Nasional diadakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Dengan Ujian Nasional Online ini pemerintah juga akan lebih menghemat budget. Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan Ujian Nasional Online ini?

Kelebihan Ujian Nasional Online

Selain lebih menghemat kertas dan budget, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) juga memiliki banyak sekali kelebihan dibandingkan Ujian Nasional dengan menggunakan media kertas. Salah satu contohnya adalah tidak adanya lagi kekhawatiran apakah pensil yang digunakannya asli atau tidak. Siswa juga tak perlu menjaga kualitas LJK ( Lembar Jawab Ujian) agar selalu bersih, rapi, tidak terlipat, bolong bahkan sobek di mana hal tersebut juga terkadang menjadi kendala.

Para siswa yang tengah mengikuti ujian juga akan lebih menghemat waktu karena tinggal klik jawaban. Tidak seperti Ujian di mana kamu harus melingkari jawaban atau memberikan tanda silang serapi mungkin yang  mana hal tersebut akan sangat memakan waktu.

Kelemahan Ujian Nasional Online (UNBK)

Setelah mengetahui kelebihan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ada baiknya kamu juga perlu mengetahui kelemahannya. Ya, hal tersebut tak mengherankan karena sebuah sistem pastinya memiliki beberapa kelemahan tapi hal tersebutlah yang mendorong semakin majunya suatu sistem. Kelemahan tersebut bisa semakin diminimalisir dengan adanya evaluasi.

Lalu, apa saja kelemahan Ujian Nasional Online (UNBK)? Salah satu kelemahan terbesar penerapan UNBK adalah masalah perangkatnya seperti komputer dan jaringan yang tersedia. Tidak memadainya kedua hal tersebut akan memberikan hambatan yang besar dalam menempuh UNBK.

Komputer yang akan digunakan untuk UNBK haruslah memenuhi standart agar bisa berfungsi secara optimal nantinya. Namun, tak semua sekolah di Indonesia memiliki perangkat yang memadai. Masih ada banyak sekolah yang menumpang ujian di sekolah lainnya. Selain itu, jumlah komputer yang terbatas membuat UNBK mau tak mau harus dilaksanakan dalam berbagai kloter atau tidak bisa serentak dilakukan di jam yang sama.

Selain itu, karena berbasis Online maka UNBK harus didukung dengan koneksi internet yang memadai. Internet tersebut sangat berguna dalam proses pengiriman data antara server dengan komputer yang digunakan siswa. Namun, tak semua area di Indonesia memiliki jaringan internet yang memadai.

Selain dua hal di atas, pemadaman listrik juga sangat mempengaruhi pelaksanaan UNBK. Siswa tak akan bisa menempuh UNBK apabila komputernya tidak menyala akibat adanya pemadaman listrik.

Kesimpulan

Itulah beberapa kelemahan sekaligus kelebihan UNBK. Namun, kelemahan tersebut tak lantas membuat UNBK menjadi pilihan yang buruk. Justru, dengan adanya UNBK maka hal tersebut telah menandai adanya inovasi dalam pelaksanaan Ujian Nasional.

Asalkan peralatan yang dibutuhkan untuk UNBK bisa terpenuhi, maka UNBK akan lebih mempermudah siswa dalam mengerjakan soal Ujian Nasional. Semoga bermanfaat...


Kendala yang Sering Dialami Siswa Saat Menempuh Ujian Nasional - InfoSNMTPN.Com
Image by Thought Catalog from Pixabay

Ada banyak sekali kendala siswa dalam menempuh Ujian Nasional. Kendala tersebut bisa berasal dari faktor internal maupun eksternal. Jika tak segera diatasi, maka kendala tersebut bisa menjadi hambatan yang mempersulit siswa ketika sedang menempuh Ujian Nasional.

Lalu, apa saja kendala siswa dalam menempuh Ujian Nasional tersebut? Yuk, simak uraiannya berikut ini :

Terlalu Gugup

Moment Ujian Nasional adalah salah satu moment yang cukup menengangkan mengingat hasil belajarmu selama bertahun tahun akan ditentukan dalam kurun waktu beberapa hari saja. Hal tersebut membuat kebanyakan siswa menjadi gugup.

Padahal, ketenangan sangatlah diperlukan ketika kamu mengerjakan Ujian Nasional. Dengan menjadi lebih tenang dan rileks kamu bisa mengerjakan Ujian Nasional dengan pikiran yang lebih jernih. Terlalu gugup justru akan membuatmu kesulitan mengerjakan soal bahkan soal yang sebenarnya mudah sekalipun.

Lalu bagaimana cara mengatasi rasa gugup tersebut? Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meredakan rasa gugup ketika menempuh Ujian Nasional. Contohnya, kamu bisa menarik nafas dalam dalam dan menghitung mundur angka 5 sampai dengan 1. Kamu juga bisa berdoa terlebih dahulu untuk membuatmu merasa lebih tenang.

Kurang persiapan

Kurangnya persiapan akan membuatmu mengalami beberapa kendala dalam menempuh Ujian Nasional. Persiapan tersebut tak hanya masalah materi namun juga perlengkapan. So, untuk mengantisipasi hal tersebut ada baiknya apabila kamu mempersiapkan segala kebutuhan untuk Ujian Nasional dengan sebaik mungkin.

Rasa Malas

Kendala siswa dalam menempuh Ujian Nasional yang selanjutnya adalah adanya rasa malas. Rasa malas ini akan menghambatmu. Rasa malas ini akan membuatmu menunda segala persiapan yang harusnya sudah kamu lakukan untuk menghadapi Ujian Nasional, salah satunya adalah belajar.

Sebenarnya “malas” adalah sebuah hal yang wajar mengingat belajar kerap kali dianggap sebagai salah satu hal yang membosankan. Rasa malas tersebut semakin diperparah dengan adanya kecanduan gadget di mana siswa akan lebih senang bermain smartphone dibandingkan dengan belajar.

Lalu, bagaimana cara mengatasi rasa malas ini? Berikut tipsnya :

1.   Buat Schedjule

Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk mengatasi rasa malas ini adalah membuat schedjule atau jadwal kegiatan. Dengan adanya jadwal yang teratur, maka kamu tidak akan memiliki banyak waktu yang terbuang percuma. Namun, pastikan kamu harus mengikuti jadwal yang telah kamu buat. Sebaiknya kamu juga mengatur waktu belajar, istirahat, kegiatan sosial dan ibadah dengan porsi yang sesuai agar semuanya berjalan dengan seimbang.

2.   Jauhkan Gadget

Salah satu hal yang bisa membuatmu malas belajar adalah smartphone. Akan lebih baik apabila kamu menjauh dari gadget sejenak ketika kamu sedang belajar agar kamu bisa lebih fokus.

3.   Tentukan Tujuan

Cara mengatasi rasa malas yang ketiga adalah dengan menetapkan tujuan. Salah satu contoh tujuan adalah kamu harus mendapatkan nilai yang bagus agar bisa diterima di sekolah lanjutan. Tujuan yang kamu miliki akan semakin memotivasimu untuk mengusir jauh rasa malas tersebut.

Kesimpulan

Itulah beberapa kendala yang sering dialami siswa ketika akan menempuh Ujian Nasional beserta tips untuk mengatasi kendala tersebut. Dengan meminimalisir kendala yang mungkin terjadi, kamu bisa mengerjakan ujian dengan lebih baik sehingga kamu juga bisa mendapatkan nilai yang baik. Dengan nilai yang baik kamu juga akan lebih mudah mencapai tujuanmu. Semoga bermanfaat...

 


Tips Mempersiapkan Ujian Nasional bagi Siswa - InfoSNMPTN.Com
Image by Free-Photos from Pixabay 

Bagi kalian yang tengah menempuh pendidikan di tingkatan SD hingga SMA/SMK/Sederajat, Ujian Nasional bukanlah suatu hal yang asing lagi. Bahkan, Ujian Nasional sering kali dianggap sebagai momok yang menakutkan bagi sebagian siswa. Bagaimana tidak? Hasil belajar kalian selama bertahun-tahun akan ditentukan dalam kurun waktu beberapa hari saja.

Namun, hal tersebut harusnya tak membuat kalian khawatir. Yang perlu kalian lakukan hanyalah mempersiapkan Ujian Nasional yang akan kalian hadapi sebaik mungkin. Nah, kali ini Penulis akan membagikan beberapa tips untuk mempersiapkan Ujian Nasional dengan baik.

Jaga Kesehatan

Tips mempersiapkan Ujian Nasional yang pertama adalah menjaga kesehatan. Hal ini sangat penting karena badan yang sehat akan sangat mendukungmu terutama ketika kamu sedang mengerjakan soal Ujian Nasional.

Perbanyaklah makan makanan yang bergizi dan seimbang untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Ada baiknya pula kamu mengkonsumsi vitamin untuk memperkuat daya tahan tubuh terlebih ketika kamu sedang belajar untuk persiapan Ujian Nasional.

Kondisi yang tidak fit akan menghambatmu dalam menempuh Ujian Nasional. So, jangan sampai kamu terlalu memforsir tubuhmu dan akhirnya menjadi sakit sehingga harus mengikuti ujian susulan.

Belajar dengan Baik

Salah satu tips mempersiapkan Ujian Nasional dengan baik adalah dengan belajar. Usahakan untuk tidak menggunakan Sistem Kebut Semalam (SKS). Persiapkan materi Ujian Nasional jauh-jauh hari, semisal 1 sampai 2 minggu sebelumnya.

Hal tersebut akan membuat materi yang kamu pelajari menjadi lebih matang sehingga kamu akan lebih mudah memecahkan soal ujian dan menemukan jawaban yang paling tepat. Cara belajar yang paling tepat adalah dengan memahami bukan dengan menghapal materi. Dengan memahami materi, kamu bisa mengingatnya dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, dengan memahami materi kamu bisa mengerjakan soal dengan lebih mudah walaupun soal tersebut telah dimodifikasi.

Jika kamu merasa kesulitan untuk belajar sendiri akan lebih baik apabila kamu membuat sebuah kelompok belajar yang mana hal tersebut bisa memotivasi dirimu. Kamu juga bisa memperbanyak latihan mengerjakan soal Ujian Nasional.

Persipkan Peralatan Ujian

Langkah ketiga untuk mempersiapkan Ujian Nasional adalah dengan menyiapkan peralatan ujian. Jika Ujian Nasional yang diterapkan untuk sekolahmu masih berbasis Ujian Tulis maka kamu harus menyiapkan pensil ujian, papan, dan berbagai alat tulis lainnya. Jangan sampai kamu kebingungan untuk mencari pinjaman pada teman ketika ujian sudah akan dimulai.

Peralatan tersebut memiliki peran yang sangat penting, terutama pensil ujian yang kamu gunakan. Usahakan pensil tersebut sesuai standar komputer sehingga jawabanmu bisa terdeteksi. Apabila sekolahmu sudah menggunakan Sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer maka kamu tak perlu menyiapkan pensil tulis dan sebagainya.

Kamu hanya harus menyiapkan bolpoin untuk tanda tangan. Ujian berbasis komputer ini bisa dibilang lebih simple karena kamu tidak perlu memberi tanda silang atau melingkari jawaban pada sebuah kertas. Hanya saja, untuk menempuh Ujian Nasional Berbasis Komputer ini harus ada perangkat komputer serta internet yang memadai.

Doa

Setelah semua persiapanmu selesai. Langkah terakhir adalah berdoa. Doa akan mengukuhkan semua tujuanmu dan akan membuatmu lebih tenang serta rileks ketika menghadapi ujian. Jangan lupa pula untuk meminta doa dan restu dari keluargamu terutama kedua orang tuamu ketika akan berangkat untuk menempuh Ujian Nasional.

Kesimpulan

Itulah beberapa hal yang perlu kalian persiapkan untuk menghadapi Ujian Nasional. Dengan melakukan persiapan yang cukup maka kalian tidak akan menemukan hambatan yang berarti ketika sedang mengerjakan Ujian Nasional. Semoga bermanfaat...


Sesuai dengan jadwal yang ada di web snmptn.ac.id, hari ini tgl 14 Februari 2020, SNMPTN tahun 2020 sudah mulai dibuka. Pendaftaran SNMPTN tahun 2020 dilaksanakan mulai tgl 14 s.d 27 Februari 2020.

Berikut informasi bagi yang ingin mendaftar SNMPTN tahun 2020 :
- Siswa yang bisa mendaftar SNMPTN tahun 2020 adalah siswa yang sudah punya akun LTMPT dan permanen akun paling lambat tgl 10 Januari 2020
- Siswa yang bisa mendaftar, selain punya akun dan permanen akun, juga harus masuk pemeringkatan

Bagi siswa yang masuk dua kriteria di atas, mimin ucapin selamat mendaftar yah. Jika ada pertanyaan, mari kita diskusikan di kolom komentar, siapa tau Mimin bisa bantu jawab ;)


Lolos SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dapat menjadi kebanggaan bagi setiap siswa yang memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri. SNMPTN menjadi dambaan setiap siswa karena siswa bisa lolos ke perguruan tinggi negeri tanpa harus bersaing mengikuti tes UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) bersama banyak siswa lainnya. Namun, meski kamu lolos tanpa tes untuk bisa lolos SNMPTN bukan perkara mudah. Kamu juga harus melalui tahap seleksi ketat.  Apalagi, saat ini pendaftaran SNMPTN 2020 sudah mulai dibuka.

Merangkum dari Rencanamu.id, 7 hal penting ini bisa membantumu lolos SNMPTN:

1. Cari informasi sebanyak-banyaknya 

Bagaimana kamu mau mengatur strategi dan berkompetensi di SNMPTN, kalau kamu masih setengah-setengah mencari informasi SNMPTN. Ada standar aturan yang bisa jadi acuan kamu dalam membuat strategimu nanti.

Beberapa informasi yang perlu kamu ketahui:
A. Tidak semua siswa bisa jadi peserta SNMPTN, oleh karena itu kamu akan diseleksi dari sekolah berdasarkan beberapa kriteria, yaitu: SMA akreditasi A kuota 40 persen siswa terbaik, akreditasi B kuota 25 persen siswa terbaik dan akreditasi C 5 persen siswa terbaik.
B. Kriteria siswa nilai terbaik berdasarkan nilai rapor semester 1 – 5 untuk 6 mata pelajaran, yaitu : Jurusan IPA = Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, dan Biologi. Jurusan IPS = Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi. Jurusan Bahasa = Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, bahasa asing lainnya. SMK = Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta mata pelajaran teori dan praktik pada kejuruan masing-masing.
C. Kuota calon lulusan untuk SNMPTN yang diberikan disetiap kampus minimial 20 persen.

2. Jangan berhenti update 

Jangan berhenti update maksudnya kamu pantengin terus informasi yang terkait dengan SNMPTN. Bisa kamu cari berita-berita terkini tentang SNMPTN ataupun banyak tanya ke pihak sekolahmu. “Waktu sebelum sibuk try out dan Ujian Nasional, aku udah mulai cari tahu tentang SNMPTN, berita tentang SNMPTN, sampai aku nanya pihak ke sekolah. Biasanya yang akan ngebantu kita buat daftar SNMPT itu Guru BK (Bimbingan Konseling),” ujar Muhammad Dahnial Riski, salah satu mahasiswa yang lolos SMPTN 2018 pada program studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta. Kamu harus memanta laman berkaitan SNMPTN karena segala aturan, jadwal dan persyaratan bisa saja berubah setiap tahunnya.

3. Hati-hati memilih 

Saat kamu mendaftar SNMPTN, kamu akan memilih 2 pilihan prodi dan kampus. Pilihannya itu meliputi : A. Pilih “yang penting lolos” B. Pilihan yang sangat dicita-citakan C. Pilihan yang sesuai keahlian dan kemampuan Sebaiknya jangan pilih A. Karena biasanya jalur SNMPTN dibuka pertama. Itu sebabnya kamu masih memiliki kesempatan jalur lainnya. Perlu diingat juga, jika nanti kamu dinyatakan lolos dari SNMPTN, diimbau untuk mengambilnya. “Kalo udah dinyatakan lolos, jangan sampai gak diambil. Soalnya nanti kampus kita bisa di nonaktifkan untuk mengikuti SNMPTN pada adik kelasnya yang next year mau daftar SNMPTN di kampus yang udah pernah nggak jadi diambil sama kaka kelasnya,” ungkap Dahnial.

4. Cek-ricek peluang dan kesempatan

Biasanya, tiap kampus memiliki kuota SNMPTN berbeda-beda. Misal, Universitas Indonesia memberikan jatah dengan total kursi 30 persen yang dibuka, sementara Universitas Brawijaya dan Institut Pertanian Bogor, persentase penerimaan SNMPTNnya lebih besar. Beberapa yang perlu kamu cek : Jumlah Kursi yang tersedia di jalur SNMPTN pada tahun yang diikuti. Syarat untuk masuk jurusan tersebut (harus IPA/IPS/Bahasa/SMK jurusan tertentu). Persentase keketatan persaingan. Prodi yang tersedia dan terbuka di tahun trersebut.

5. Kejar nilai dan prestasi sebelum terlambat 

Menurut Dahnial, selagi masih ada waktu dan belum terlambat, usahakan maksimalkan nilai dan prestasi. “Kalau ada lomba-lomba terus peluang prestasi akademik, kalo bisa ikut dan menangin supaya kalau kamu daftar SNMPTN, peluang kamu lebih besar. Jangan lupa juga nilai akademiknya jangan sampai turun, kalo bisa stabil dan meningkat,” pungkasnya. (Penulis: Fahjie Prasetyo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Tips Ini Bisa Buat Kamu Lolos Seleksi SNMPTN", https://edukasi.kompas.com/read/2019/12/10/09402481/5-tips-ini-bisa-buat-kamu-lolos-seleksi-snmptn?page=all.
Penulis : Yohanes Enggar Harususilo
Editor : Yohanes Enggar Harususilo